Pengadilan

Peduli Semeru, Kejaksaan Tinggi Jatim Salurkan Bantuan Sembako

SURABAYA, tNews.co.id – Peduli korban bencana alam di Semeru, Lumajang, Kejaksaan Agung dan Ikatan Adhyaksa Dharmakarini wilayah Jawa timur (Jatim) guyurkan bantuan sembako senilai Rp. 600 juta. Bantuan itu diserahkan dan diberangkatkan dari kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa timur (Jatim), pada Kamis (9/12/2021) pagi.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Timur, Dr. Mohamad Dofir, SH., MH mengatakan bahwa dalam bentuk bantuan untuk para korban bencana Semeru berupa sembako.

“Bantuan senilai Rp. 600 juta, kita berikan berupa selimut, bantal, handuk, baju anak dan dewasa, perlengkapan bayi, susu Pampers dan lain-lain,” kata Dofir, pada awak media.

Selain perlengkapan tersebut, ia juga menyiapkan makanan pokok berupa sembako dari mulai beras, Air mineral, Mie instan, sarden dan lain-lain.

“Selain berupa sembako dan perlengkapan pakaian, sisa uang dari Rp. 600 juta itu juga kita serahkan melalui transfer rek ke pihak panitia,” terangnya.

Dofir berharap dengan bantuan yang terkumpul ini bisa memperingankan beban para korban Semeru. “Semoga bantuan ini sangat bermanfaat bagi para korban Semeru. Dan semoga kehidupan di sana bangkit dan pulih sehat kembali,” pungkas Dofir.

Diketahui, dampak Gunung Semeru erupsi, pada Sabtu (4/12/2021) sore, wilayah Lumajang. Dari hasil data Pos Komando (Posko) mencatat, hingga saat ini pada Rabu (8/12/2021) tercatat sebanyak 5.171 jiwa pengungsi. Sedangkan di Kabupaten Jember 94 orang dan di Kabupaten Malang terdapat 96 jiwa dan Kabupaten Blitar 20 orang.

Sementara berada di Kecamatan Pronojiwo, Lumajang ada 9 titik berjumlah 985 jiwa, Kecamatan Candipuro 6 titik 1.733 jiwa, Kecamatan Pasirian 4 titik 974 jiwa, Kecamatan Lumajang 199 jiwa, Kecamatan Tempeh 459 jiwa, Kecamatan Sumbersuko 67 jiwa, Kecamatan Sukodono 191 jiwa dan lainnya tersebar di 7 kecamatan lain di Lumajang.

Untuk korban jiwa tercatat warga luka-luka 56 jiwa, hilang 13 jiwa dan meninggal dunia 38 jiwa. Sedangkan jumlah populasi terdampak sebanyak 5.205 jiwa. Terkait dengan jumlah warga yang dinyatakan hilang dan luka, posko masih melakukan pemutakhiran data dan validasi.

Selain dampak korban jiwa, erupsi Gunung Semeru juga mengakibatkan 2.970 unit rumah terdampak yang saat ini terus dilakukan pendataan. * Rhy.

Pewarta :@ Handoko.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button