Satgas Pangan Polda Jatim Jamin Stok MinyaKita Aman dan Harga Stabil hingga Lebaran
Publisher: Redaksi tNews.Co.id


SURABAYA, Jatim II tNews.Co.id – Satuan Tugas Pangan dari Polda Jawa Timur memastikan ketersediaan MinyaKita di wilayah Jawa Timur dalam kondisi terkendali menjelang Hari Raya Idulfitri.
Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jatim, Kombes Pol Roy H.M. Sihombing, usai rangkaian pemantauan distribusi di berbagai pasar tradisional.
Dalam keterangannya, Roy yang juga menjabat sebagai Kasatgasda Sapu Bersih (Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan menjelaskan bahwa hasil pengawasan di lapangan menunjukkan harga minyak goreng subsidi tersebut masih berada pada batas Harga Eceran Tertinggi (HET).
Ia menegaskan tidak ditemukan lonjakan signifikan yang merugikan masyarakat.
Berdasarkan data dari BULOG, hingga saat ini telah tersalurkan sekitar 6 juta liter MinyaKita ke berbagai daerah.
Selain itu, tersedia cadangan sebanyak 2,7 juta liter yang siap didistribusikan ke 160 pasar di seluruh Jawa Timur guna menjaga kestabilan pasokan selama periode peningkatan kebutuhan menjelang Lebaran.
Menurut Roy, stok yang tersedia dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Distribusi yang merata menjadi prioritas agar tidak terjadi kelangkaan di titik-titik tertentu, terutama di wilayah dengan tingkat konsumsi tinggi.
Meski secara umum berjalan lancar, tim Satgas menemukan kendala administratif di lapangan. Beberapa pedagang diketahui belum memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB), padahal dokumen tersebut menjadi syarat utama untuk memperoleh pasokan MinyaKita secara resmi.
Menindaklanjuti temuan tersebut, Satgas Pangan Polda Jatim mengimbau para pedagang agar segera mengurus perizinan usaha. Pemerintah daerah melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta DPMPTSP di masing-masing kabupaten atau kota akan memberikan pendampingan guna mempercepat proses penerbitan NIB.
Langkah ini diambil sebagai upaya preventif agar distribusi minyak goreng subsidi tidak terhambat oleh persoalan administrasi.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga disebut telah memberikan arahan agar seluruh instansi terkait memfasilitasi pedagang kecil demi menjaga kelancaran pasokan.
Dengan koordinasi lintas sektor tersebut, Polda Jatim optimistis distribusi MinyaKita tetap aman, harga terkendali, dan kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Lebaran dapat terpenuhi tanpa kendala berarti.
Wartawan: Aris
Editor: Redaksi









