
JOMBANG, Jawa Timur // tNews.co.id – Penanganan perkara pencurian di sebuah rumah sekaligus toko di Jalan Bima, Dusun Gudo, Jombang, mendapat sorotan dari keluarga korban. Pasalnya, laporan pencurian yang dialami Ana (korban) hingga kini belum membuahkan hasil. Pelaku masih berkeliaran dan belum berhasil ditangkap.

Keluarga korban mempertanyakan keseriusan pihak kepolisian dalam menindaklanjuti laporan tersebut. Terlebih, polisi disebut menyampaikan bahwa bukti sidik jari dan rekaman kamera CCTV tidak dapat digunakan untuk mengungkap pelaku, sehingga penyelidikan dilakukan secara manual.
Peristiwa pencurian diketahui pada Sabtu (8/8/2026) dini hari. Saat itu, pemilik rumah, Ana, hendak membuka tokonya. Namun, ia justru mendapati sejumlah barang dagangan yang baru dibelinya sehari sebelumnya telah hilang.
“Saya kaget saat masuk toko kok barang dagangan saya yang baru saya belanja kemarin tidak ada,” jelas Ana.
Berdasarkan keterangan korban, pelaku diduga masuk melalui pintu belakang rumah dengan cara mencongkel kunci pintu. Selain itu, jendela bagian depan juga ditemukan dalam kondisi rusak.
“Ada bekas congkelan di pintu belakang rumah dan jendela depan,” katanya.
Mengetahui tokonya dibobol, Ana segera memberitahukan kejadian tersebut kepada keluarganya. Ia kemudian melaporkan perkara itu ke Polsek Gudo untuk ditindaklanjuti.
Beberapa anggota kepolisian selanjutnya mendatangi lokasi kejadian guna melakukan identifikasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Namun, keluarga korban mengaku kecewa setelah salah seorang anggota menyampaikan bahwa bukti yang ada tidak dapat digunakan dalam proses penyelidikan.
“Ada salah satu anggota yang bilang kalau dari sidik jari tidak bisa dan kamera tidak bisa, sehingga prosesnya akan dilakukan secara manual, dan kalau ada info atau berita apa kami keluarga disuruh kasih kabar,” ucap salah seorang keluarga korban.
Saat dikonfirmasi awak media mengenai hal tersebut, Kanit Reskrim Polsek Gudo, Faisal tidak merespon atau bungkam saat dimintai keterangan.
Pernyataan tersebut menimbulkan pertanyaan di kalangan keluarga korban mengenai langkah penyelidikan yang dilakukan polisi. Keluarga berharap seluruh bukti di lokasi kejadian dapat ditindaklanjuti secara maksimal untuk mengungkap identitas pelaku.
Hingga berita ini ditulis, pelaku pencurian masih belum tertangkap. Bahkan, salah seorang warga sempat menemukan kaleng rokok dan sandal yang diduga milik pelaku di area persawahan.
Temuan tersebut diharapkan dapat menjadi petunjuk tambahan bagi pihak kepolisian dalam mengungkap kasus pencurian yang merugikan korban.
Keluarga korban berharap Polsek Gudo segera memberikan kejelasan mengenai perkembangan perkara dan mengambil langkah tegas untuk menangkap pelaku. Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak Polsek Gudo terkait perkembangan penyelidikan maupun tindak lanjut atas temuan barang yang diduga milik pelaku.
( RS).