Rekonsiliasi Suporter Jatim Menguat, Kapolda Fasilitasi Aremania dan Bonek Jelang Laga Panas

waktu baca 2 menit
Kamis, 9 Apr 2026 07:07 2 Admin

SURABAYA, Jatim II tNews.Co.id — Upaya mempererat hubungan antar suporter sepak bola di Jawa Timur terus digencarkan. Kapolda Jatim, Nanang Avianto, mempertemukan perwakilan Aremania dan Bonek dalam audiensi di Mapolda Jatim, Rabu (8/4/2026), sebagai langkah strategis menciptakan pertandingan yang aman dan damai.

Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog yang sarat makna, tidak hanya untuk memperkuat komunikasi, tetapi juga membangun komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di tengah tingginya antusiasme sepak bola.

Dalam kesempatan itu, Kapolda Jatim menyampaikan apresiasi kepada kedua kelompok suporter yang hadir dan menunjukkan itikad baik untuk merajut hubungan yang lebih harmonis.

“Terima kasih atas kehadiran rekan-rekan suporter. Ini adalah langkah penting untuk memperkuat silaturahmi. Harapan kita, ke depan setiap pertandingan di Jawa Timur bisa berlangsung aman, tertib, dan penuh sportivitas,” ujar Nanang Avianto.

Ia juga menegaskan perlunya perubahan cara pandang terhadap sepak bola, dari yang kerap diwarnai stigma negatif menjadi hiburan yang aman dan menyenangkan. Hal ini sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun wajah baru sepak bola pasca Tragedi Kanjuruhan.

Selain itu, Polda Jatim memastikan kesiapan pengamanan pertandingan dengan pendekatan yang lebih humanis dan mengedepankan pencegahan, guna meminimalisir potensi konflik antar suporter.

Kapolda pun mengingatkan agar rivalitas cukup terjadi di dalam lapangan, tanpa harus dibawa ke kehidupan sosial di luar pertandingan.

“Junjung tinggi sportivitas. Jangan sampai rivalitas merusak persaudaraan di luar stadion,” tegasnya.

Ia menambahkan, tingginya minat masyarakat terhadap sepak bola juga harus dibarengi dengan penyelenggaraan yang profesional, sehingga mampu memberikan dampak positif, termasuk bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

Sementara itu, perwakilan Bonek Mania, Rafika, menyatakan komitmen pihaknya untuk menjaga situasi tetap kondusif serta mendukung terciptanya atmosfer damai dalam setiap pertandingan.

“Bonek dan Aremania sepakat menjaga stabilitas kamtibmas. Tidak ada lagi rivalitas di luar lapangan,” ungkapnya.

Pernyataan serupa juga disampaikan perwakilan Aremania, Gozali, yang menegaskan keinginan komunitasnya untuk bangkit dan membangun hubungan yang lebih baik.

“Aremania ingin bangkit dari trauma masa lalu. Kami berkomitmen menjaga kondusivitas dan siap mengawal perjalanan Persebaya ke Malang,” katanya.

Audiensi ini menjadi sinyal kuat bahwa rivalitas suporter di Jawa Timur mulai diarahkan ke jalur yang lebih positif. Semangat kebersamaan diharapkan mampu mendorong terciptanya atmosfer sepak bola yang aman, tertib, dan semakin berkelas di masa mendatang.

Wartawan: Aris I

LAINNYA