Halo PolisiHukum & KriminalNasionalPeristiwa
Trending

Teror Air Keras terhadap Aktivis Kontras, Polri Buru Pelaku

Publisher: Redaksi tNews.co.id

Jakarta, II tNews.co.id – Kepolisian Negara Republik Indonesia tengah menyelidiki dugaan kasus penganiayaan berat berupa penyiraman air keras terhadap seorang aktivis yang diketahui menjabat sebagai Wakil Koordinator Kontras berinisial AY. Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi pada Kamis (12/3/2026) sekitar pukul 23.30 WIB di wilayah Jakarta Pusat.

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, mengatakan bahwa kasus ini mendapat perhatian serius dari Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Menurutnya, jajaran kepolisian langsung bergerak cepat melakukan penanganan awal di lokasi kejadian serta mengawali proses penyelidikan untuk mengungkap pelaku.

Penanganan perkara ini merujuk pada Laporan Polisi Nomor LPA/222/III/2026/Satreskrim/RestroJakpus/Polda Metro Jaya terkait dugaan tindak pidana penganiayaan berat sebagaimana diatur dalam Pasal 467 ayat (2) dan/atau Pasal 468 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

“Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo telah memberikan atensi khusus terhadap kasus ini. Saat ini anggota sudah melakukan langkah-langkah awal seperti olah TKP, dan proses penyelidikan masih terus berlangsung,” ujar Johnny dalam keterangan resminya, Jumat (13/3/2026).

Ia menegaskan bahwa proses pengungkapan kasus dilakukan dengan pendekatan scientific crime investigation. Metode tersebut dilakukan melalui pemeriksaan saksi-saksi serta pengumpulan berbagai alat bukti yang berkaitan dengan peristiwa tersebut guna mengetahui pelaku sekaligus motif yang melatarbelakanginya.

“Dalam penegakan hukum, Polri akan mengedepankan metode scientific crime investigation dengan memeriksa saksi-saksi yang mengetahui kejadian tersebut,” jelasnya.

Sementara itu, korban AY saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat luka serius yang dialaminya. Pihak kepolisian menyampaikan keprihatinan atas peristiwa tersebut serta berharap korban segera pulih.

Polri juga mengajak masyarakat yang mengetahui atau melihat kejadian tersebut untuk memberikan informasi kepada pihak kepolisian. Informasi dari masyarakat dinilai penting untuk membantu proses pengungkapan kasus.

Selain itu, pihak kepolisian meminta dukungan publik agar proses penyelidikan dapat berjalan lancar. Hingga saat ini penyidik masih melakukan pendalaman terhadap sejumlah barang bukti yang telah diamankan dari lokasi kejadian.

“Kami memohon dukungan dan doa dari masyarakat agar proses penyelidikan dan penyidikan dapat berjalan lancar. Saat ini penyidik masih melakukan analisa terhadap barang bukti yang telah diperoleh guna mengungkap peristiwa ini secara terang,” ujar Johnny.

Polri memastikan bahwa penanganan perkara tersebut akan dilakukan secara profesional dan sesuai prosedur hukum yang berlaku. Perkembangan terbaru dari penyelidikan kasus ini, lanjutnya, akan disampaikan secara berkala kepada publik.

Wartawan: Team
Editor: Redaksi

Related Articles

Back to top button