Polres Sampang Siap Kawal Mudik Lebaran, 271 Personel Gabungan Diterjunkan
Publisher: Redaksi tNews.co.id


SAMPANG, Jatim II tNews.co.id – Kepolisian Resor Sampang menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026 sebagai bentuk kesiapan pengamanan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut berlangsung di lapangan Mapolres Sampang pada Rabu (11/03/2026) sore.
Apel dipimpin langsung Kapolres Sampang AKBP Hartono, S.Pd., M.M., dan dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Sampang, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta perwakilan sejumlah instansi terkait seperti Pertamina Cabang Sampang, Jasa Raharja, Orari, Senkom, Tagana, hingga Pramuka Saka Bhayangkara Kwartir Cabang Sampang.
Ratusan personel gabungan turut ambil bagian dalam apel tersebut. Mereka berasal dari berbagai unsur, mulai TNI-Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, BPBD, Pemadam Kebakaran, Tagana, Senkom, Orari, hingga Saka Bhayangkara.
Dalam kesempatan itu, Kapolres Sampang membacakan amanat Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. Ia menegaskan bahwa apel gelar pasukan ini merupakan tahap akhir pengecekan kesiapan personel, sarana, dan prasarana guna memastikan pengamanan arus mudik berjalan aman dan lancar melalui sinergi lintas sektor.
Dalam amanat tersebut juga disampaikan bahwa kondisi global saat ini tengah mengalami dinamika, termasuk konflik di kawasan Timur Tengah yang melibatkan Israel, Palestina, dan Iran. Situasi tersebut berdampak pada fluktuasi harga minyak dunia yang berpotensi mempengaruhi stabilitas ekonomi nasional.
“Pemerintah terus melakukan diplomasi bebas aktif serta menyalurkan subsidi energi guna menjaga daya beli masyarakat. Stok BBM dan LPG secara nasional dipastikan aman sehingga masyarakat diminta tidak melakukan panic buying,” ujar Kapolres Sampang saat membacakan amanat Kapolri.
Operasi Ketupat 2026 sendiri akan digelar selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Secara nasional, operasi ini melibatkan sebanyak 161.243 personel gabungan yang akan ditempatkan di ribuan pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu di berbagai wilayah Indonesia.
Selain pengamanan lalu lintas dan kamtibmas, Kapolri juga menyoroti potensi bencana hidrometeorologi seperti hujan lebat yang diperkirakan terjadi di sejumlah wilayah Pulau Jawa berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Berdasarkan pemetaan kerawanan yang telah dilakukan, terdapat sejumlah potensi gangguan keamanan yang perlu diantisipasi selama masa mudik dan perayaan Lebaran. Di antaranya kejahatan konvensional, aksi premanisme, balap liar, hingga konflik antar kelompok.
Menindaklanjuti hal tersebut, jajaran kepolisian diperintahkan untuk meningkatkan patroli rutin, khususnya di titik dan jam rawan, dengan melibatkan unsur pengamanan swakarsa guna memperkuat pengawasan di lapangan.
Usai kegiatan apel dan pengecekan kendaraan dinas, Kapolres Sampang kepada awak media menjelaskan bahwa dalam Operasi Ketupat Semeru 2026 pihaknya menyiapkan sebanyak 271 personel gabungan yang terdiri dari TNI-Polri, Pemerintah Kabupaten Sampang, mitra kamtibmas, serta unsur Pramuka.
“Kami juga menyiapkan anggota Polri yang akan melaksanakan patroli Harkamtibmas selama 24 jam penuh, mulai 13 hingga 25 Maret 2026,” jelas AKBP Hartono.
Untuk mendukung pengamanan tersebut, Polres Sampang mendirikan lima pos operasi yang terdiri dari tiga Pos Pengamanan (Pos Pam), satu Pos Pelayanan (Pos Yan), dan satu Pos Terpadu yang tersebar di sejumlah titik strategis wilayah hukum Polres Sampang.
Kapolres menambahkan, pengamanan akan difokuskan pada area yang berpotensi menjadi pusat keramaian masyarakat, seperti masjid, lokasi pelaksanaan salat Idul Fitri, objek wisata, serta terminal.
“Masyarakat diharapkan dapat menjadi mitra Polri dalam menjaga keamanan lingkungan. Apabila menemukan gangguan kamtibmas, segera hubungi layanan cepat call center 110,” pungkasnya.
Wartawan: Ros I
Editor: Redaksi









