Alarm Misterius Subuh Gagalkan Aksi Bandit Curanmor, “Kunci Sakti” Kapolrestabes Surabaya Ungkap 9 TKP Sekaligus!

waktu baca 2 menit
Senin, 3 Agu 2026 14:04 20 Admin

SURABAYA, Jawa Timur // tNews.co.id  — Satreskrim Polrestabes Surabaya ungkap kasus curanmor di 9 TKP, pada Rabu (15/7/2026) lalu. Suara alarm motor yang melengking nyaring sukses menyelamatkan sebuah Honda Beat milik warga setempat dari amukan sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

​Berkat alarm tersebut, aksi lihai komplotan bandit lintas wilayah ini berhasil digagalkan, sekaligus membongkar rekam jejak busuk mereka yang telah beraksi di 9 tempat kejadian perkara (TKP) berbeda di Kota Pahlawan.

​Kasus ini bermula sekitar pukul 04.50 WIB, sesaat setelah korban bernama Ina Maslichah selesai menunaikan ibadah Sholat Subuh di dalam rumahnya. Tiba-tiba, suara alarm dari sepeda motor Honda Beat miliknya berbunyi keras.

​”Korban langsung melakukan pengecekan dan mendapati motornya sudah didorong sejauh dua meter oleh pelaku. Spontan korban meneriakkan ‘Maling!’,”.

​Teriakan itu langsung memancing warga sekitar dan saksi mata bernama Hartono untuk berhamburan keluar. Panik melihat massa yang mengepung, pelaku sempat mencoba kabur sebelum akhirnya berhasil diringkus beramai-ramai oleh warga.

​Inovasi Program Kapolrestabes Jadi Kunci Keberhasilan, Fakta menarik terungkap di balik penangkapan ini. Sepeda motor korban yang diparkir dalam kondisi setir terkunci itu ternyata sebelumnya telah dipasang alat alarm khusus.

Alarm tersebut merupakan bagian dari program preventif yang dicanangkan langsung oleh Kapolrestabes Surabaya untuk menekan angka kejahatan jalanan.

Program pemasangan alarm pengaman mandiri terbukti efektif memberikan peringatan dini kepada pemilik kendaraan saat terjadi upaya pembobolan kontak menggunakan kunci palsu.

​Dari tangan tersangka diamankan berinisial Moch.I. E (warga asal Socah, Bangkalan, Madura), oleh Unit Reskrim Polsek Genteng

Dari pelaku Kapolsek Genteng Kompol Mulya Sugiharto, S.I.K. menjaskan mengamankan barang bukti berupa satu tas kecil hitam berisi seperangkat alat kejahatan. Polisi menyita 4 mata kunci obeng modifikasi, kunci T (sliding T handle), kunci L, hingga berbagai macam anak kunci palsu dan magnet pembuka pengaman kontak.

( Hadi ).

LAINNYA
error: Content is protected !!