PAMEKASAN, Madura II tNews.Co.id – Aparat Kepolisian Resor (Polres) Pamekasan melalui Tim Operasional Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) berhasil mengungkap kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan modus gendam yang menyasar korban lanjut usia.
Seorang pria berinisial SA (49), warga Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, diamankan petugas saat berada di wilayah Kabupaten Sampang, tepatnya di Jalan Raya Desa Blu’uran, Kecamatan Karang Penang, pada Selasa (14/4/2026) sekitar pukul 13.48 WIB.
Kasus ini terungkap setelah adanya laporan polisi pada 10 April 2026 terkait peristiwa yang dialami korban IM (81), warga Desa Poto’an Daya, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan. Korban diduga menjadi sasaran aksi kejahatan dengan modus gendam yang menyebabkan kerugian materi.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim opsnal Satreskrim Polres Pamekasan langsung melakukan penyelidikan di lokasi kejadian. Dari hasil penelusuran, petugas berhasil mengantongi identitas terduga pelaku hingga akhirnya dilakukan penangkapan.
Kasat Reskrim Polres Pamekasan, AKP Yoyok Hardianto, mengungkapkan bahwa pelaku berhasil diringkus tanpa perlawanan saat berada di wilayah hukum Polres Sampang.
“Terduga pelaku berhasil diamankan saat berada di Jalan Raya Desa Blu’uran. Penangkapan dilakukan setelah tim kami melakukan serangkaian penyelidikan,” ujarnya saat memberikan keterangan kepada awak media, Rabu (15/4/2026).
Dalam penangkapan tersebut, polisi turut menyita sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan aksi pelaku, di antaranya satu jaket warna cokelat, satu helm abu-abu, serta uang tunai sebesar Rp11.150.000.
Saat ini, pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Pamekasan guna menjalani proses hukum lebih lanjut.
Atas perbuatannya, SA terancam dijerat dengan pasal terkait penipuan dan penggelapan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Pihak kepolisian menegaskan akan terus meningkatkan upaya penegakan hukum demi memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya dari tindak kejahatan yang menyasar kelompok rentan seperti lansia.
Wartawan: Ros I













