Rokok Bodong Diduga Dikemas di Desa Ambat Pamekasan, Warga Soroti Peran Aparat

waktu baca 2 menit
Sabtu, 4 Apr 2026 11:42 1 Admin

PAMEKASAN, Madura II tNews.co.id – Sebuah rumah milik warga berinisial H.T di Desa Ambat, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, diduga dijadikan lokasi pengepakan rokok tanpa cukai (ilegal).

Aktivitas tersebut disebut-sebut telah berlangsung cukup lama dan menimbulkan kecurigaan di tengah masyarakat sekitar.

Informasi yang dihimpun dari sejumlah warga menyebutkan, rumah tersebut kerap digunakan untuk aktivitas mencurigakan, terutama pada jam-jam tertentu. Salah satu merek rokok yang diduga dikemas di lokasi tersebut adalah rokok tanpa pita cukai dengan label Tali Jaya. Sedang saat ini berubah merk lain untuk menghindari terdeteksi oleh Bea Cukai.

Seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa aktivitas di rumah tersebut terlihat tidak seperti rumah tinggal pada umumnya.

“Sering ada keluar masuk orang, kadang bawa kardus. Aktivitasnya juga sering malam hari, jadi kami curiga itu bukan kegiatan biasa,” ujarnya.

Warga lainnya juga menyoroti adanya dugaan keterlibatan oknum aparat dalam aktivitas tersebut. Hal ini diperkuat dengan seringnya terlihat kendaraan yang diduga milik aparat kepolisian datang ke lokasi tersebut.

“Kami sering lihat ada polisi datang ke sana. Entah itu benar ada kaitannya atau tidak, tapi itu yang bikin warga bertanya-tanya,” ungkap warga lainnya.

Meski demikian, belum ada konfirmasi resmi dari pihak terkait mengenai dugaan tersebut. Warga berharap aparat penegak hukum, khususnya dari instansi berwenang, dapat segera turun tangan untuk melakukan penyelidikan secara transparan.

“Kalau memang itu ilegal, ya harus ditindak. Jangan sampai masyarakat kecil yang dirugikan, sementara yang besar dibiarkan,” tegas Samsul sala satu pemuda masyarakat setempat.

Peredaran rokok tanpa cukai sendiri merupakan pelanggaran hukum yang dapat merugikan negara dari sektor penerimaan pajak. Selain itu, praktik ilegal ini juga berpotensi merusak persaingan usaha yang sehat di industri rokok.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian sektor setempat terkait dugaan tersebut.

Wartawan: Ros I

LAINNYA