Pemerintahan

Hadiri Final Kejuaraan Bulutangkis Tingkat Nasional Piala Gubernur Jatim, Khofifah: Ajang Tingkatkan Prestasi, Mempererat Persaudaraan dan Tingkatkan Sportivitas

Hadiri Final Kejuaraan Bulutangkis Tingkat Nasional Piala Gubernur Jatim, Khofifah: Ajang Tingkatkan Prestasi, Mempererat Persaudaraan dan Tingkatkan Sportivitas

( Caption Foto : Juga Resmikan Asrama Atlet Bulutangkis Sudirman)

Kota Surabaya, JATIM II tNews.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyaksikan langsung dalam Final Kejuaraan Bulutangkis Tingkat Nasional Piala Gubernur Jawa Timur Tahun 2023 di GOR Bulutangkis Sudirman. Jl. Dr. Ir. Soekarno No. 8 Surabaya, Sabtu (2/12/2023) sore.

Dalam kesempatan ini, Gubernur Khofifah hadir dan secara langsung menyerahkan penghargaan pada para juara serta juara umum dan menyerahkan hadiah utama Kejuaraan Bulutangkis Tingkat Nasional Piala Gubernur Jawa Timur berupa motor listrik.

“Hari ini merupakan hari yang sangat luar biasa bersejarah bagi dunia olahraga, utamanya di Provinsi Jawa Timur. Karena rangkaian kejuaraan bulutangkis tingkat nasional Piala Gubernur Jawa Timur telah kita laksanakan bersama,” tegasnya.

“Selamat bagi para Juara. Semoga ajang ini bisa menjadi penyemangat, pembuktian prestasi dan penguat skill untuk bisa berprestasi ke ajang dengan skala lebih tinggi,” imbuh Gubernur Khofifah.

Yang menarik, dalam rangkaian final kejuaraan bulutangkis tingkat nasional Piala Gubernur Jawa Timur ini juga dimeriahkan permainan ekspedisi finalis Denmark Open dan French Open 2023, yaitu Bagas Maulana dan M. Shohibul Fikri. Penampilan keduanya bahkan memukau dan menginspirasi setiap penonton yang hadir.

Lebih lanjut, Gubernur Khofifah secara khusus mengarpresiasi seluruh peserta yang berpartisipasi dalam Kejuaraan Bulutangkis Piala Gubernur Jawa Timur ini. Pasalnya ada 1.000 atlet yang ikut berpartisipasi menjadi peserta dan berlaga sejak 27 November 2023 lalu.

Yang istimewa, para peserta bukan hanya dari Jawa Timur melainkan juga atlet dari berbagai penjuru Indonesia. Sehingga dikatakan Gubernur Khofifah ajang ini menjadi kaya akan pertukaran ilmu, pengalaman, skill, persaudaraan dan juga kekeluargaan.

“Berbeda dengan ajang sebelumnya, ajang kali ini menjadi istimewa karena terbuka bagi seluruh atlet dari penjuru negeri dan berskala nasional. Semoga ajang ini bisa menjadi ajang yang mempererat kekeluargaan dan persaudaraan antar atlet di Indonesia untuk meraih prestasi lebih baik lagi,” tegasnya.

Dari segi hadiah, tahun ini total hadiah juga ditingkatkan. Jika tahun sebelumnya total hadiah yang diperebutkan adalah Rp 160 juta, tahun ini mencapai Rp 200 juta.

“Terima kasih atas seluruh pihak yang menyukseskan Kejuaraan Bulutangkis Tingkat Nasional Piala Gubernur Jawa Timur. Sampai jumpa di ajang selanjutnya. Salam Olahraga,” tegasnya.

Resmikan Asrama Atlet Bulutangkis Sudirman

Dalam kesempatan ini Gubernur Khofifah juga turut meresmikan Asrama Atlet Bulutangkis Sudirman Surabaya. Dilengkapi 20 kamar atlet, asrama ini memiliki 10 kamar untuk atlet perempuan dan 10 kamar untuk atlet perempuan masing masing kamar diisi dua orang.

Tidak hanya itu, asrama ini juga dilengkapi dengan sederet fasilitas pembinaan yang lengkap. Seperti fasilitas gym, mushola, dan juga fasilitas laundry. Seluruh fasilitas terkoneksi dengan GOR Sudirman sehingga atlet bisa memaksimalkan proses pelatihan dan pembinaan.

“Saat ini ada 30 atlet yang menempati asrama ini. Semoga dengan fasilitas yang lengkap, para atlet Jawa Timur bisa fokus dan memaksimalkan proses berlatih, semakin semangat menyongsong prestasi yang gemilang,” tandasnya.

Di akhir, Gubernur Khofifah mengajak seluruh pihak untuk terus bergandengan tangan memajukan olahraga Jawa Timur. Pemprov Jatim ke depan akan terus melakukan upaya-upaya untuk mengembangkan bakat-bakat muda Jawa Timur dan memajukan prestasi bulu tangkis Jawa Timur dan Indonesia.

“Selamat kepada semua atlet yang telah berkompetisi dengan semangat sportivitas. Semoga kejuaraan ini menjadi tonggak bersejarah dan pendorong bagi perkembangan olahraga bulu tangkis di Jawa Timur,” pungkasnya.

( Pak D Handoko).

Related Articles

Back to top button