Hukum & Kriminal

Berbekal Rekaman CCTV, Polisi Berhasil Menangkap Maling Kotak Amal di Masjid

SURABAYA || tNews.co.id  – Aksi pencurian kotak amal yang terjadi di Masjid Haqqul Amin tepatnya di Jalan Wonokromo Baru SS Surabaya berhasil diungkap oleh unit reskrim Polsek Wonokromo, Polrestabes Surabaya. Sabtu, 20 Maret 2021 pada pukul 05.30 WIB.

Terungkapnya pelaku pencurian kotak amal tersebut berdasarkan laporan pengurus masjid yang mana saat itu kotak amal yang didalam masjid telah di curi oleh orang tak dikenal.

“Dalam hasil penyelidikan. Petugas akhirnya memutar CCTV yang berada didalam masjid dan pelakupun akhirnya berhasil ditangkap. Pelaku diketahui bernama Budi kurniawan (40) warga Pejaya Anugrah Blo H, Kelurahan Kramat Jegu Taman Sidoarjo.” Kata kanit Reskrim Polsek Wonokromo Ipda Ari Prans, Senin (22/3/2021).

pelaku saat itu mengambil uang Rp. 300.000 yang berada didalam kotak masjid Haqqul Amin sewaktu selesai sholat subuh dan para jamaah masjid selesai meninggalkan masjid.

Pada saat jamaah dan takmir meninggalkan masjid dan terkunci, kemudian tersangka dibantu oleh temannya yang bernama (DPO) masuk melalui toilet yang berada di sebelah masjid.

“Begitu berhasil masuk, keduanya kemudian mengambil uang yang berada didalam kotak amal masjid,”ujarnya.

Lanjut, Ari menjelaskan, Aksi keduanya saat mencuri terekam cctv dan mereka tidak menyadari jika masjid dilengkapi kamera pengintai.

Atas kejadian tersebut, korban Rudi melapor ke Polsek Wonokromo Surabaya hingga berselang waktu anggota Reskrim bergerak melakukan penyelidikan.

“Berdasarkan rekaman CCTV, juga penyelidikan, anggota mendapatkan informasi bahwa tersangka berada di sekitar lokasi kejadian,”imbuhnya.

Setelah petugas menyelidiki, akhirnya satu dari dua tersangka berhasil diamankan unit Reskrim Polsek Wonokromo dengan dibantu warga sekitar masjid Haqqul Amin.

Atas kejadian tersebut tersangka berikut barang bukti kotak amal yang berisi Uang Rp 300.000. dibawa dan diamankan ke Mako Polsek Wonokromo guna penyelidikan lebih lanjut,

“Tersangka kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya didalam tralis besi dan ia akan kami jerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan yang ancamanya 7 tahun penjara.” Tutupnya.

( tNews.co.id // @pen). 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button