Majelis Dzikir Ilmu Ketauhidan Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 2026, Dengan Sedekah, Menumbuhkan Rasa Cinta dan Keharmonisan

waktu baca 2 menit
Minggu, 6 Sep 2026 19:58 2 Admin

SURABAYA, Jawa Timur  II tNews.co.id –
Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Majelis Dzikir Ilmu Ketauhidan menggelar kegiatan pengajian dan tausiah keagamaan pada Minggu (06/9/2026) di rumah pengasuh Majelis Dzikir Ilmu Ketauhidan jalan Manukan Lor gang 7 H oleh Kyiai Haji M. Nur Hasan.

Acara ini dihadiri oleh para tokoh agama setempat, pengurus majelis, dan ratusan jamaah yang antusias mengikuti jalannya peringatan dengan khidmat.

Hadir sebagai penceramah, Ustadz Saingan, Dari Lamongan yang menyampaikan makna mendalam dari kelahiran Nabi Muhammad SAW sebagai rahmat bagi seluruh alam.

Dalam tausiahnya, ia menegaskan bahwa kehadiran Rasulullah membawa misi besar untuk menegakkan tauhid dan menyempurnakan akhlak manusia.

“Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bukan hanya ajang mengenang sosok Rasulullah, tetapi momentum untuk meneladani akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari.

Cinta sejati kepada Nabi adalah dengan mengikuti ajarannya dan mengamalkan sunahnya,” ungkap Ustadz Saingan.

Lebih lanjut, Ustadz Saingan mengingatkan pentingnya semangat menuntut ilmu bagi umat Islam, khususnya di tengah derasnya arus informasi di era digital.

Ia menekankan agar jamaah lebih berhati-hati dalam menerima informasi, terutama yang berkaitan dengan ajaran agama.

“Di era teknologi saat ini, informasi datang silih berganti, baik yang benar maupun yang menyesatkan.

Maka, setiap muslim harus cerdas dan memiliki filter keimanan untuk memilih mana yang bermanfaat dan mana yang perlu dihindari,” pesannya.

Selain itu, ia juga mengajak jamaah agar senantiasa berpegang teguh pada dua pusaka utama umat Islam, yakni Al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah SAW sebagai pedoman hidup.

Dengan istiqamah menjalankan ajaran keduanya, umat akan mampu menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan arah moral dan spiritual.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Majelis Dzikir Ilmu Ketauhidan tersebut berlangsung penuh hikmah dan diakhiri dengan doa bersama untuk keselamatan umat, bangsa, dan negara.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Rasulullah serta menumbuhkan semangat meneladani nilai-nilai Islam yang damai dan berkeadaban.

Sementara itu, Kyiai Haji M. Nur Hasan Pengasuh Majelis Dzikir Ilmu Ketauhidan  menambahkan akan pentingnya sedekah dan silaturahmi adalah dua amalan mulia dalam Islam yang saling berkaitan dan mendatangkan pahala ganda serta keberkahan rezeki.

Diketahui, Sedekah tidak akan mengurangi harta justru membersihkan dan melipatgandakan dan membawa kebahagiaan.

Sementara silaturahmi menyambung kasih sayang memperpanjang umur serta mendatangkan keberkahan dalam hidup.

Kyiai M. Nur Hasan mengajak jamaah yang hadir jadikan sedekah sebagai kebiasaan silaturahmi sebagai jembatan kebaikan . Karena dengan memberi dan menjalin hubungan baik, kita tak hanya membahagiakan sesama, tapi juga mendekatkan diri kepada Allah seperti yang diajarkan Nabi Muhammad SAW kepada umatnya,” Ujarnya.

( Red).

 

LAINNYA
error: Content is protected !!