Kasat Reskrim Polres Sampang Bungkam Soal Dugaan Gudang Rokok Ilegal di Camplong

waktu baca 2 menit
Kamis, 1 Jan 2026 12:16 113 Admin

SAMPANG, Madura || tNews.co.id – Dugaan keberadaan gudang produksi rokok tanpa cukai di wilayah Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, hingga kini masih menyisakan tanda tanya besar. Pasalnya, aparat penegak hukum yang berwenang belum memberikan klarifikasi resmi terkait informasi tersebut.

Upaya konfirmasi yang dilakukan wartawan tNews.co.id kepada Kasat Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Sampang terkait dugaan aktivitas produksi rokok ilegal yang disebut-sebut melibatkan dua gudang milik pengusaha berinisial H.S dan H.W, tidak mendapatkan respons.

Pesan singkat konfirmasi yang dikirimkan melalui aplikasi WhatsApp yang dilakukan wartawan pada Senin dan Selasa (30–31/12/2025) tidak direspons, meskipun pesan telah terkirim dan terbaca.

Sikap bungkam tersebut menambah spekulasi publik di tengah gencarnya razia rokok tanpa cukai yang kerap dilakukan Polres Sampang di jalur distribusi, khususnya di sepanjang Jalan Raya Camplong. Namun ironisnya, dugaan lokasi sumber produksi justru tidak pernah tersentuh penindakan.

“Kalau memang tidak ada pelanggaran, seharusnya aparat bisa menjelaskan secara terbuka. Tapi kalau dibiarkan tanpa klarifikasi, wajar publik curiga,” ujar Malik aktivis pemerhati kebijakan publik Kecamatan Camplong.

Ia menilai, ketidakterbukaan aparat penegak hukum dalam merespons informasi publik berpotensi menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian, terlebih jika menyangkut dugaan praktik yang merugikan negara dari sektor cukai.

Sebagaimana diketahui, rokok tanpa pita cukai merupakan pelanggaran serius terhadap Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Cukai, dengan ancaman pidana dan denda yang tidak ringan.

Hingga berita ini diterbitkan, Kasat Reskrim Polres Sampang maupun pihak kepolisian terkait belum memberikan keterangan resmi untuk menjawab dugaan keberadaan dan aktivitas gudang rokok ilegal di Kecamatan Camplong.

Wartawan: Ros I
Editor: Redaksi tNews.co.id

LAINNYA
error: Content is protected !!