Halo PolisiKomunitas

Kapolres: Sebagai Agent Of Change Kaum Milenial Harus Disiplin Dan Taat Hukum

Publisher : Rosi

Pewarta : Pak Dhe Handoko

LUMAJANG, tNews.co.id – Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka D. S.I.K., M.H., menghadiri sarasehan kaum milenial yang digelar di auditorium perpustakaan Mula Manurung Lumajang. Sabtu (21/5/2022) siang

Kegiatan dihadiri oleh puluhan mahasiswa yang tergabung dalam berbagai elemen organisasi pemuda di kabupaten Lumajang tersebut dihadiri oleh narasumber lain yaitu Ketua DPRD Kabupaten Lumajang H. Anang Achmad Syaiffudin, Ketua Kadin Lumajang Agus Setiawan.

Kapolres Lumajang mengatakan dari perspektif Polri kaum milenial ini adalah agen of change atau agen perubahan dari mereka harus memikirkan bagaimana di Lumajang ini harus taat hukum dan disiplin.

” awalnya dari situ tergali juga bahwa banyaknya kejadian kejadian kriminal yang ada di lumajang adalah dampak dari lack of knowledge putus pendidikan,” ujar AKBP Dewa

Menurutnya dengan banyaknya kaum muda yang mengalami putus sekolah menjadi faktor kesulitan utama mereka dalam mencari pekerjaan karena dinilai kemampuan SDM nya rendah.

Hal tersebut yang seringkali mendorong mereka untuk bergabung dengan para pelaku dan berpotensi melakukan tindak kriminal dalam tuntutan memenuhi kebutuhannya.

” itu yang akan kita coba petakan dan mencari cara menanggulangi tentunya bersama dengan Pemerintah Daerah dan pihak pihak terkait , karena tidak bisa hanya dengan penegakan hukum saja yang bermain, kita tunjukkan caranya, sehingga ke depan mereka bisa menjadi kaum pemuda yang produktif”. Bebernya

“generasi milenial Lumajang adalah penerus para pemimpin Lumajang, berbuatlah sesuatu, hingga pada saatnya rekan milenial ini berada diposisi leader di lumajang bisa betul betul merasakan manfaatnya. Kalau sekarang tidak berbuat maka nanti tidak akan mendapatkan hasil yang diinginkan, maka mumpung ada kesempatan. kalau ini tidak kita laksanakan maka ini akan cuma jadi sebuah wacana”. Imbaunya

Sementara itu Zainul Arifin selaku koordinator pelaksana kegiatan mengatakan, kreativitas dan produktifitas para kaum milenial harusnya diberikan wadah untuk bisa mengarahkan kreatifitas yang mereka miliki sehingga bisa menjadikan generasi muda tersebut bisa mandiri secara finansial serta tidak terjerumus dalam kegiatan kegiatan yang negatif.

Karena diketahui sekarang ini banyak sekali tindak kriminal yang pelakunya kebanyakan masih diusia usia produktif, ini tentunya menjadi beban bersama yang harus dicari solusinya.

” Dalam forum sarasehan inilah kami mensupport teman teman pemuda di Lumajang supaya berfikir produktif dan kreatif”. Pungkasnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button