Kesehatan

Warga Desa Sumur Koning Keluhkan Carut Marut Program Keluarga Harapan (PKH)

BANGKALAN – tNews.co.id || Sejumlah warga di Dusun Bates Desa Sumur Koning Kecamatan Kwanyar Kabupaten Bangkalan keluhkan amburadulnya Program Keluarga Harapan (PKH).Senin 10/5/2021.

Hal tersebut di ungkapkan beberapa warga yang mayoritas ibu-ibu warga Dusun Bates Desa Sumur Koning,saat menyampaikan keluh kesah nya terhadap awak media bahwasanya kartu ATM PKH beserta rekening miliknya di Blokir tanpa adanya pemberitahuan terlebih dahulu oleh perangkat Desa Sumur Koning.

 

“Sekitar setahun yang lalu ATM PKH beserta rekeningnya di minta oleh Perangkat Desa mas katanya mau di foto copy namun setelah itu di kembalikan dan mengatakan bahwa mulai saat ini saya sudah tidak lagi penerima program PKH,saya kaget dan kecewa mas karena sebelumnya tidak ada pemberitahuan,”Ujar nya pada awak media.

Hal senada juga disampaikan oleh Abd.Rohim warga setempat,dirinya menyampaikan bahwa kartu PKH milik mertuanya di kembalikan oleh perangkat desa 3 hari pasca Pilkades,namun sayangnya setelah di cek kan cuma sisa satu pengambilan.

“Tiga hari yang lalu kartu PKH beserta rekeningnya milik mertua saya di kembalikan oleh perangkat Desa Sumur Koning,namun setelah di cekkan cuma sisa 1 pengambilan,padahal selama ini mertua saya tidak pernah memegang kartu tersebut,lantas kemana sisanya kok cuma tinggal satu pengambilan,karena mertua saya kecewa sehingga kartu tersebut kami kembalikan ke perangkat Desa,”Ungkap Abd. Rohim pada awak media.

Dikatakan Abd.Rohim kartu PKH milik mertuanya tersebut atas nama Muslimah.

Di waktu terpisah Ainul Yaqin mantan kepala Desa Sumur Koning menanggapi hal tersebut,pihaknya tidak tau menahu soal PKH karena sudah ada pendampingnya.

“Saya tidak ikut-ikut soal PKH mas,sudah ada pendampingnya,hal itu dulu juga sempat ramai,biasa efek dari politik Desa”Singkatnya.

 

Dilain Pihak anggota DPRD Bangkalan dari komisi D H.Subeidi menanggapi hal tersebut sangat menyayangkan dan prihatin serta akan menindaklanjuti aduan dari masyarakat sumur koning tersebut.

“Saya sangat menyayangkan dan prihatin dengan adanya informasi tersebut,jika memang benar adanya nanti akan kami tindak lanjuti”Tutur H.Subeidi

 

(tNews.co.id // Pewarta : Aris).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button