Ranmor Kembali Terjadi di Kapas Madya Surabaya, Pasutri Lansia Kehilangan Supra x Berwarna Hitam

waktu baca 2 menit
Selasa, 1 Sep 2026 09:49 17 Admin

SURABAYA, Jawa Timur // tNews.co.id – Kasus pencurian sepeda motor kembali membuat warga di wilayah Kapas Madya, Surabaya, resah. Kali ini, seorang pasangan lansia, Pak Kamim dan Bu Marlengen jadi korban kehilangan sepeda motor yang selama ini digunakan untuk menunjang aktivitas dan mencari penghasilan sehari-hari.

Diketahui, Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis, 27 Agustus 2026, sekitar pukul 13.23 WIB. Sepeda motor milik korban, Honda Supra X berwarna hitam, dilaporkan hilang dan hingga kini masih menjadi harapan besar bagi keluarga korban agar dapat segera ditemukan.

Bagi Pak Kamim dan Bu Marlengen, sepeda motor tersebut bukan sekadar kendaraan. Kendaraan itu merupakan salah satu alat yang mereka gunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Sejak kehilangan tersebut, pasangan lansia ini mengaku terus memikirkan keberadaan sepeda motor mereka. Kondisi tersebut tentu menambah beban bagi korban, mengingat usia mereka yang sudah lanjut dan keterbatasan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Korban berharap sepeda motor miliknya dapat segera ditemukan dan pelaku pencurian dapat diungkap serta diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Warga Mulai Resah

Kasus kehilangan kendaraan yang kembali terjadi di wilayah Kapas Madya juga menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Warga berharap keamanan lingkungan dapat lebih ditingkatkan agar kejadian serupa tidak terus berulang.

Salah seorang warga bernama Selamet menyampaikan harapannya agar aparat penegak hukum dapat memberikan pelayanan yang sama kepada seluruh masyarakat tanpa membeda-bedakan latar belakang maupun kondisi ekonomi korban.

Menurutnya, masih ada masyarakat yang merasa enggan melapor ketika menjadi korban kejahatan karena khawatir laporan mereka tidak mendapatkan penanganan sebagaimana mestinya.

“Masyarakat terkadang takut untuk melapor karena merasa percuma dan khawatir tidak ada tindakan apabila tidak memiliki uang,” ujar Selamet.

Pernyataan tersebut menjadi perhatian agar masyarakat tidak kehilangan kepercayaan terhadap aparat penegak hukum. Warga berharap setiap laporan masyarakat dapat ditangani secara profesional, transparan, dan sesuai prosedur tanpa adanya perlakuan yang berbeda.

Masyarakat juga meminta agar patroli dan pengawasan di wilayah yang dianggap rawan pencurian lebih ditingkatkan, sehingga rasa aman dan nyaman dapat kembali dirasakan warga.

” Warga berharap kasus pencurian sepeda motor milik Pak Kamim dan Bu Marlengen segera mendapatkan perhatian dan penanganan dari pihak berwajib, serta kendaraan yang hilang dapat ditemukan dan di kembalikan pada pemiliknya.

( Red).

LAINNYA
error: Content is protected !!