BNN

BNN RI Hadir Virtual Dalam Expert Group Briefing On Progam Alternative Development

JAKARTA || tNews.co.id – Deputi Pemberdayaan Masyarakat BNN RI Drs. Andjar Dewanto, S.H., M.B.A. didampingi Direktur Pemberdayaan Alternatif Teguh Imam Wahyudi, S.H., MM., beserta Fungsional Penggerak Swadaya Masyarakat Muda dan perwakilan Direktorat Kerjasama BNN RI mengikuti pertemuan _Expert Group Meeting on Alternative Development-Latest Development and Insight_ secara _virtual_ di kantor BNN RI, Jakarta, Senin (15/3).

Pertemuan yang diinisiasi oleh Jerman, Peru, Thailand, dan UNODC ini dihadiri oleh para ahli dari berbagai negara untuk membahas kebijakan _alternative development_. Dalam pertemuan tersebut masing-masing negara diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai saran dan tanggapannya.

Sekretaris Jenderal ONCB, Mr. Wichai Chaimongkhon dalam sambutannya mengungkapkan bahwa _alternative development_ merupakan implementasi atas tanggung jawab yang tertuang dalam UNGASS. Ia berharap agar pertemuan ini dapat menghasilkan ide dan harapan baru bagi _alternative development_.

Mr. Daniel Brombacher perwakilan dari German Cooperation yang turut hadir dalam pertemuan tersebut dalam sambutannya berharap adanya partisipasi aktif dari para peserta. Hasil dari pertemuan ini juga nantinya akan dilaporkan dan disampaikan dalam _side event_ di sela-sela pertemuan CND ke-64.

Sementara itu, Duta Besar Peru untuk Vienna H.E. Eric Anderson Machado menyampaikan bahwa _alternative development_ merupakan pencapaian dalam penanggulangan permasalahan narkotika di dunia dan berharap pertemuan ini dapat menjadi acuan dalam kebijakan yang akan dilaksanakan di berbagai negara.

Pertemuan yang membahas terkait _alternative development_ tersebut juga menghadirkan Dispanadda Diskul yang merupaka perwakilan dari Mae Fah Luang Foundation Thailand. Dalam kesempatan itu Ia memaparkan terkait dengan _Best Practice Alternative Development for Urban Communities_ yang telah dilakukan Thailand dalam upaya pelaksanaan _alternative development_.

Pertemuan pun ditutup dengan materi _Application on Alternative Development Principle in Urban Context_ yang disampaikan oleh Mr. Walter Kamp. terkait upaya-upaya yang telah dilakukan dalam menjaga masyarakat terhadap permasalahan narkotika dengan pendekatan _alternative development_, khususnya di daerah rawan narkotika.(ADR)

( tNews.co.id // Handoko // Biro Humas dan Protokol BNN) 
#WarOnDrugs

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button