Ribuan Warga Camplong Terima Bantuan, PAPEDA: Jangan Sampai Ada Potongan!

Publisher: Redaksi tNews.Co.id

SAMPANG, Madura II tNews.co.id – Pemerintah kembali menggulirkan program bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng untuk masyarakat di Kabupaten Sampang. Berdasarkan data rencana penyaluran (tentative) alokasi Februari dan Maret 2026, distribusi bantuan di wilayah Kecamatan Camplong dijadwalkan mulai awal April 2026.

Penyaluran Pertama tercatat sebanyak 5.016 Penerima Bantuan Pangan (PBP), lima Desa di Kecamatan Camplong akan menerima bantuan berupa 100.320 kilogram beras dan 20.064 liter minyak goreng.

Penyaluran ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan serta membantu masyarakat menghadapi tekanan ekonomi.

Adapun tahap pertama lima Desa yang mendapatkan bantuan antara lain,
Desa Anggersek: 659 PBP
Desa Banjar Talela: 1.482 PBP
Desa Banjartabulu: 1.908 PBP
Desa Batukarang: 704 PBP
Desa Prajjan: 263 PBP

Setiap desa mendapatkan alokasi bantuan sesuai jumlah penerima yang telah terdata. Proses distribusi dijadwalkan dengan tanggal muat pada 1 April 2026 dan tanggal salur mulai 2 April 2026.

Seorang warga Kecamatan Camplong, menyambut baik program tersebut. Ia menilai bantuan ini sangat membantu masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

“Kami sangat terbantu dengan adanya bantuan beras dan minyak ini. Semoga penyalurannya lancar dan tepat sasaran,” ujarnya.

Ketua Pemuda Peduli Desa (PAPEDA), Badrus Sholeh, turut memberikan sorotan tajam terhadap rencana penyaluran bantuan tersebut. Ia menegaskan agar seluruh pihak, khususnya pengawas dan pelaksana di lapangan, tidak bermain-main dalam proses distribusi bantuan pangan.

“Jangan ada yang coba-coba bermain dalam penyaluran bantuan ini. Ini hak masyarakat kecil, bukan untuk dipermainkan. Kami minta pengawasan diperketat dari awal hingga akhir. Jika ditemukan penyimpangan, kami tidak akan diam dan siap mengawal sampai tuntas,” tegas Badrus dengan nada keras.

Ia juga mengingatkan bahwa bantuan beras dan minyak goreng tersebut sangat dinantikan masyarakat, sehingga transparansi dan akuntabilitas harus menjadi prioritas utama.

“Pengawas harus benar-benar turun ke lapangan, bukan hanya formalitas. Pastikan bantuan sampai ke tangan yang berhak tanpa potongan atau permainan apa pun,” tambahnya.

PAPEDA, lanjutnya, siap menjadi mitra kontrol sosial guna memastikan penyaluran bantuan di Kecamatan Camplong berjalan sesuai aturan dan tepat sasaran.

Program bantuan pangan ini menjadi salah satu langkah konkret pemerintah dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan seperti Kecamatan Camplong.

Wartawan: Ros I