Perkuat Sinergitas, Satlantas Polres Gresik Ngopi Edukasi Safety Riding Bersama Driver Online Se-Jawa Timur
Perkuat Sinergitas, Satlantas Polres Gresik Ngopi Edukasi Safety Riding Bersama Driver Online Se-Jawa Timur


GRESIK, Jatim II tNews.co.id – Suasana penuh keakraban terasa dalam kegiatan “Ngopi Bersama” antara jajaran Satuan Lalu Lintas Polres Gresik dan Perhimpunan Driver Online Indonesia (PDOI) se-Jawa Timur yang digelar di Sekar Kedaton Park, Kamis (26/2/2026).
Kegiatan yang dikemas dalam musyawarah daerah dan konsolidasi PDOI Jawa Timur ini sekaligus menjadi momentum penyerahan mandat kepemimpinan nasional PDOI. Acara kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama perwakilan driver online se-Jawa Timur.
Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, perwakilan anggota Ditintelkam Polda Jatim, anggota Satlantas Polres Gresik, Ketua PDOI Jatim, serta perwakilan pengurus PDOI cabang se-Jawa Timur.
Mewakili Kasatlantas Polres Gresik AKP Nur Arifin, Kanit Kamsel Satlantas Polres Gresik Ipda Andreas Dwi A. menyampaikan sosialisasi terkait safety riding guna meningkatkan kesadaran tertib dan berkeselamatan dalam berlalu lintas.
Edukasi ini diharapkan mampu menekan angka kecelakaan lalu lintas, khususnya yang melibatkan pengendara roda dua dari kalangan driver online.
Selain itu, Polres Gresik juga mensosialisasikan layanan kepolisian 110 serta program “Lapor Cak Rama”
di nomor 0811-8800-2006, kepada para driver online.
Layanan tersebut dapat dimanfaatkan apabila menemukan gangguan kamtibmas maupun kejadian kecelakaan lalu lintas di lapangan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mempererat komunikasi dan koordinasi bersama komunitas driver online. Sinergi ini penting untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan keselamatan berlalu lintas,” ujar Ipda Andreas dalam sambutannya.
Polres Gresik menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan komunitas driver online dalam berbagai kegiatan bersama, termasuk kegiatan sosial kemasyarakatan.
Kegiatan ditutup dengan deklarasi bersama seluruh peserta untuk tetap bersatu dalam menjaga keamanan dan kedamaian, tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah, serta berkomitmen menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
( Pak Dhe Handoko).









