Gembong Curanmor Ditembus Peluru Panas Jatanras Polda Jatim

waktu baca 2 menit
Senin, 5 Mei 2025 22:39 0 Admin

SURABAYA, Jatim II tNews.co.id – Polda Jatim peroleh apresiasi masyarakat setelah menembak mati pelaku curanmor yang meresahkan masyarakat, itupun kita berikan tindakan tegas terukur. Satu berhasil kita amankan, dan dua berhasil kabur ( DPO).

Anggota Subdit III Unit III Jatanras Polda Jatim, terpaksa menembak mati pelaku curanmor yang beraksi pada Senin (5/5/2025) pagi, saat akan diamankan pelaku melawan petugas dengan melempar bondet dan membawa Senjata tajam.

Dari penangkapan pelaku curanmor polisi berhasil amankan barang bukti, satu bondet yang belum dilempar, parang, helm, mobil dan beberapa sepeda motor.

Diketahui pelaku ini bernama inisial A, seorang residivis. Pelaku diamankan di Purwosari, Pasuruan, Jawa Timur.

“Pelaku seorang residivis yang biasa beraksi di Sidoarjo, Mojokerto, Pasuruan dan Probolinggo

Kasubdit Jatanras Subdit III Unit III AKBP Arbaridi Jumhur saat dikonfirmasi membenarkan terkait penembakan gembong  pelaku curanmor tersebut.

Penindakan ini berlangsung cepat dan dramatis setelah tim Jatanras mendapat laporan dari warga mengenai dugaan aksi pencurian pick up yang akan terjadi di wilayah Purwosari, Pasuruan.

Aparat langsung menuju lokasi pada dini hari dan mendapati pelaku tengah melakukan aksi pencurian di sebuah rumah yang menjadi target mereka.

Selanjutnya, setelah kepergok, pelaku bersama teman – temanya mencoba berusaha melarikan diri. Namun satu pelaku berhasil ditangkap di tempat. Sedangkan, pelaku (A) justru memilih perlawanan brutal.

“Satu orang pelaku melempar bondet ke anggota,” ujar AKBP Arbaridi Jumhur, Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, Senin (5/5).

Langkah tegas Polda Jatim ini menuai apresiasi dari masyarakat, terlebih mengingat bahaya yang ditimbulkan oleh pelaku bersenjata bondet.

Polisi menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas, dan segala bentuk ancaman kriminalitas akan dihadapi tanpa kompromi.

“Kami tidak akan membiarkan jalanan dikuasai oleh teror para penjahat kambuhan. Setiap bentuk perlawanan terhadap petugas, apalagi dengan senjata mematikan, akan kami respons secara profesional dan terukur,” Tegasnya.

( Pak Dhe ).

LAINNYA