Kasus Mandek, Barang Bukti Sempat Tak Terlihat, Kini Muncul Kembali di Polsek Tlanakan

Publisher: Redaksi tNews.Co.id

Halo Polisi1653 Dilihat

PAMEKASAN, Madura II tNews.Co.id — Penanganan kasus oleh jajaran Polsek Tlanakan kembali menjadi sorotan. Selain belum adanya perkembangan signifikan sejak Februari 2026, keberadaan barang bukti sempat menimbulkan tanda tanya sebelum akhirnya kembali terlihat di kantor polisi.

Kasus ini bermula saat anggota Polsek Tlanakan mengamankan dua unit mesin hand traktor dan satu unit mobil Toyota Avanza warna hijau bernopol F 1588 QH di Jalan Raya Tlanakan, tepatnya di sekitar jembatan.

Berdasarkan keterangan saksi kepada wartawan tNews.Co.id, mobil tersebut saat itu diduga tengah menunggu kendaraan bus untuk memindahkan muatan berupa mesin hand traktor.

“Mobil berhenti di pinggir jalan, diduga mau dipindahkan ke bus. Saat anggota polisi datang, sopir langsung kabur lari meninggalkan mobil dan barangnya,” ungkap saksi.

Namun sejak pengamanan tersebut, tidak ada informasi lanjutan mengenai proses hukum kasus ini. Upaya konfirmasi kepada Kanit Reskrim Polsek Tlanakan juga belum mendapatkan jawaban hingga berita ini disusun.

Kejanggalan muncul saat wartawan melakukan pengecekan langsung ke kantor Polsek Tlanakan pada Kamis (26/3/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.

Saat itu, mobil Avanza yang disebut sebagai barang bukti tidak terlihat terparkir di area kantor.

Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Kanit Reskrim memberikan jawaban singkat.

“Silakan bisa ke kantor ya pak, bisa dicek sendiri keberadaan mobilnya. Barusan saya video call anggota, mobilnya ada di kantor pak,” tulisnya.

Namun, pernyataan tersebut tidak sesuai dengan temuan wartawan di lapangan pada pagi hari. Menariknya, pada Kamis malam di hari yang sama, saat wartawan kembali melakukan pengecekan, kendaraan mobil Avanza tersebut sudah berada di Polsek.

Perbedaan kondisi antara pagi dan malam hari ini memunculkan tanda tanya baru terkait transparansi pengelolaan barang bukti oleh pihak kepolisian.

Hingga kini, belum ada penjelasan resmi mengenai perkembangan kasus maupun alasan tidak terlihatnya barang bukti pada saat pengecekan awal.

Publik pun mendesak adanya keterbukaan dari pihak kepolisian agar tidak menimbulkan spekulasi serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap proses penegakan hukum.

Wartawan: Ros I