Halo PolisiNasionalPeristiwa

Dump Truk Galian C Lalu-Lalang di Jalan Diponegoro Sampang, Pengendara Keluhkan Serpihan Sirtu Berbahaya

Publisher: Redaksi tNews.Co.id

SAMPANG, Madura II tNews.co.id – Aktivitas dump truk pengangkut material galian C jenis pasir sirtu yang melintas di Jalan Diponegoro, Kabupaten Sampang, menuai keluhan dari pengguna jalan.

Serpihan material yang berjatuhan di sepanjang jalan dinilai membahayakan pengendara, khususnya roda dua.

Pantauan di lapangan, sejumlah dump truk terlihat melintas tanpa penutup terpal yang memadai. Muatan sirtu yang melebihi bak truk menyebabkan pasir dan kerikil kecil berhamburan ke badan jalan saat kendaraan melaju.

Kondisi ini tidak hanya membuat jalan kotor dan berdebu, tetapi juga berisiko memicu kecelakaan. Mengingat serpihan pasir sirtu bisa mengenai pengemudi.

Salah satu pengendara roda dua, mengaku matanya terkena serpihan sirtu.“Sering banget pasirnya kecil berterbangan dan mengenai mata saya. Yang mengakibatkan harus berhenti untuk membersihkan mata agar tidak sakit. Ini klau tidak di tutupin trepal dengan baik bisa membahayakan pengguna jalan, kalau batu besar jatuh kan bahaya,” akunya. Kamis (12/2/2026).

Ia mengaku khawatir saat harus berpapasan dengan dump truk bermuatan penuh.

“Kalau pas di belakang truk, debunya minta ampun. Pernah juga kena serpihan kecil di tangan. Harusnya ada pengawasan, jangan dibiarkan seperti ini,” ujarnya.

Warga berharap adanya penertiban dari pihak berwenang, terutama terkait kewajiban penggunaan terpal penutup muatan serta pembatasan tonase.

Selain membahayakan keselamatan, ceceran material juga mempercepat kerusakan jalan.

Hingga berita ini diterbitkan, Kasat Lantas Polres Sampang AKP Sulaiman yang dikonfirmasi melalui pesan singkat terkait keluhan masyarakat dan dugaan pelanggaran muatan, belum memberikan tanggapan.

Masyarakat meminta aparat penegak hukum khusunya Kesatuan Lalu lintas tidak tutup mata terhadap persoalan ini. Jika dibiarkan berlarut-larut, dikhawatirkan akan memicu kecelakaan lalu lintas yang lebih serius di jalur tersebut.

Wartawan: Ros I
Editor: Redaksi

Related Articles

Back to top button