Kapolres Sampang Ikut Bungkam, Aktivis Desak Transparansi Penanganan Dugaan Dumas Desa Ombul
Publisher: Redaksi tNews.Co.id


SAMPANG, Madura II tNews.Co.id – Sikap belum adanya penjelasan resmi dari jajaran Kepolisian Resor (Polres) Sampang terkait pengaduan masyarakat (dumas) dugaan persoalan bantuan sosial di Desa Ombul, Kecamatan Kedungdung, kembali menuai sorotan dari kalangan aktivis.
Terbaru, upaya konfirmasi yang dilayangkan wartawan tNews.Co.id tidak hanya belum mendapat tanggapan dari penyidik, tetapi juga belum direspons oleh Kapolres Sampang melalui pesan singkat WhatsApp.
Seorang aktivis Kabupaten Sampang Malik menilai, diamnya pimpinan institusi kepolisian justru memperbesar tanda tanya publik terhadap keseriusan penanganan laporan yang disebut pernah masuk sebelumnya.
“Kalau sampai Kapolres juga tidak merespon, ini bisa memunculkan persepsi negatif di tengah masyarakat. Padahal yang dibutuhkan hanya penjelasan resmi, apakah laporan itu ada dan masih berjalan atau sudah dihentikan,” ujarnya.
Menurutnya, keterbukaan informasi menjadi penting karena persoalan yang mencuat menyangkut dugaan hak masyarakat yang tidak diterima dalam kurun waktu yang cukup panjang.
“Ini bukan isu kecil. Ada masyarakat yang merasa dirugikan. Kepolisian seharusnya hadir memberikan kepastian, bukan justru diam,” tegasnya.
Malik juga mendesak agar Polres Sampang segera menyampaikan klarifikasi terbuka terkait status penanganan dumas tersebut, termasuk tahapan yang telah dilakukan, guna menghindari berkembangnya asumsi liar di tengah masyarakat.
Hingga berita ini diterbitkan, wartawan tNews.Co.id masih berupaya melakukan konfirmasi lanjutan kepada Kapolres Sampang dan jajaran terkait untuk mendapatkan keterangan resmi sebagai bentuk keberimbangan informasi.
Wartawan: Ros I
Editor: Redaksi









