Bantuan SosialPemerintahanPeristiwa

Menu MBG Dinilai Makin Ngawur, Penerima Manfaat Keluhkan Asupan Gizi di SPPG Air Terjun Toroan Ketapang Sampang

Menu MBG Dinilai Makin Ngawur, Penerima Manfaat Keluhkan Asupan Gizi di SPPG Air Terjun Toroan Ketapang Sampang

SAMPANG, Madura II tNews.co.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digadang-gadang sebagai solusi pemenuhan gizi masyarakat, kini menuai sorotan tajam.

Lambat laun, kualitas menu yang disajikan justru dinilai semakin ngaur, seperti yang terjadi di SPPG Air Terjun Toroan, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang.

Sejumlah Penerima Manfaat mengeluhkan menu makanan yang mereka terima. Alih-alih bergizi seimbang, menu tersebut dinilai tidak jelas nilai gizinya dan terkesan asal-asalan.

“Menu yang kami terima hanya lontong, sayur, satu potong tempe goreng, satu potong ayam, beberapa biji kelengkeng, dan satu kotak kecil susu siap saji. Kalau disebut makan bergizi, gizinya di mana?” keluh salah satu Penerima Manfaat kepada wartawan, Senin (26/1/2026).

Menurut mereka, porsi dan komposisi makanan tersebut jauh dari standar kebutuhan gizi harian, terutama bagi anak-anak dan kelompok rentan yang menjadi sasaran utama program MBG.

“Kami bukan menuntut mewah, tapi ini program negara. Harusnya jelas perhitungan gizinya, dan juga ini makanan jenis apa? bukan sekadar menggugurkan kewajiban,” tambahnya.

Ironisnya, saat wartawan berupaya mengonfirmasi persoalan ini, Kepala SPPG Air Terjun Toroan justru bungkam.

Dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp ke nomor 08570759xxxx, yang bersangkutan tidak memberikan respons hingga berita ini diterbitkan.

Sikap diam tersebut memunculkan tanda tanya besar terkait transparansi dan pengawasan pelaksanaan program MBG di lapangan.

Keluarga Penerima Manfaat pun mempertanyakan, apakah penyusunan menu benar-benar melibatkan ahli gizi, atau hanya sekadar formalitas administrasi.

Jika kondisi ini terus dibiarkan, tujuan mulia Program Makan Bergizi Gratis dikhawatirkan hanya akan menjadi slogan tanpa substansi, sementara anggaran negara tetap terserap tanpa jaminan kualitas bagi Penerima Manfaat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak SPPG Air Terjun Toroan maupun instansi terkait.

Wartawan: Ros I
Editor: Redaksi tNews.co.id

Related Articles

Back to top button