PAPEDA Tegas Bantah Klaim Dokumentasi MBG, Badrus: Video Viral Sudah Jelas, Tak Ada Kegiatan Belajar
PAPEDA Tegas Bantah Klaim Dokumentasi MBG, Badrus: Video Viral Sudah Jelas, Tak Ada Kegiatan Belajar


SAMPANG, Madura || tNews.co.id – Pernyataan Kepala SPPG, Shavina Shavira, melalui akun TikTok @sppg.shavina.shavira yang mengklaim adanya dokumentasi penyaluran menu Makan Bergizi Gratis (MBG), mendapat bantahan keras dari Ketua Pemuda Peduli Desa (PAPEDA), Badrus Sholeh Ruddin.
Badrus menilai klaim tersebut tidak sejalan dengan fakta visual yang telah beredar luas di media sosial. Menurutnya, video yang sebelumnya viral justru memperlihatkan kondisi sebaliknya.
“Video yang viral itu sudah sangat jelas. Dalam kegiatan belajar mengajar tidak ada. Bahkan di dalam video itu terlihat saat penurunan makanan, tidak ada siswa sama sekali,” tegas Badrus kepada tNews.co.id, Jum’at (23/1/2026).
Ia menilai pernyataan Kepala SPPG di TikTok berpotensi menyesatkan publik, karena seolah-olah penyaluran MBG berjalan sesuai mekanisme dan sasaran, padahal dokumentasi yang beredar justru memperlihatkan tidak adanya aktivitas belajar maupun kehadiran siswa.
Badrus juga mempertanyakan transparansi dan kejujuran pihak SPPG dalam menyampaikan informasi ke ruang publik, terlebih program MBG merupakan program strategis yang menyangkut hak dasar anak-anak sekolah.
“Kalau memang ada dokumentasi penyaluran saat jam belajar, silakan dibuka secara utuh semua dokumen saat penyaluran dan jujur. Fakta di lapangan berbicara lain,” ujarnya.
Lebih lanjut, PAPEDA mendesak agar pihak terkait tidak bermain opini di media sosial untuk menutupi persoalan substansial. Menurut Badrus, yang dibutuhkan masyarakat adalah klarifikasi berbasis fakta, bukan sekadar konten pembelaan.
“Program makan bergizi ini bukan untuk pencitraan. Ini soal tanggung jawab. Kalau faktanya tidak ada kegiatan belajar dan siswa tidak ada, maka penyaluran itu patut dipertanyakan,” tandasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepala sekolah SDN Batuporro Timur 1 belum memberikan klarifikasi, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp dengan nomer 08533080xxxx.
Wartawan: Ros I
Editor: Redaksi tNews.Co.id









