PemerintahanPeristiwaTentara Nasional IndonesiaUncategorized

283 Taruna Akpol Diterjunkan ke Aceh Tamiang, Polri Perkuat Peran Kemanusiaan Pascabencana

283 Taruna Akpol Diterjunkan ke Aceh Tamiang, Polri Perkuat Peran Kemanusiaan Pascabencana

SEMARANG, Jateng II tNews.co.id – Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali menunjukkan peran aktifnya dalam misi kemanusiaan. Sebanyak 283 Taruna tingkat akhir Akademi Kepolisian (Akpol) yang tergabung dalam Batalyon Ksatriya Hawin Sarwahita resmi diberangkatkan untuk mengikuti Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitarda Nusantara) XLVI Tahun 2026.

Ratusan Taruna Akpol tersebut akan bersinergi dengan taruna dan kadet dari berbagai lembaga pendidikan kedinasan lainnya untuk melaksanakan pengabdian masyarakat di wilayah terdampak bencana di Pulau Sumatera, dengan titik fokus utama di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divhumas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menyampaikan bahwa keterlibatan Taruna Akpol dalam Latsitarda Nusantara merupakan bentuk nyata kehadiran Polri dalam membantu masyarakat bangkit dari dampak bencana.

“Penugasan ini adalah wujud konkret kontribusi Polri dalam proses pemulihan wilayah terdampak bencana. Para taruna akan turun langsung membantu masyarakat Aceh Tamiang sebagai bagian dari pengabdian dan pembelajaran lapangan,” ujar Brigjen Pol Trunoyudo, Sabtu (17/1/2026).

Ia menegaskan, Latsitarda Nusantara tidak hanya berorientasi pada kegiatan teknis, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter calon perwira Polri agar memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

“Para taruna dilatih untuk memahami langsung kondisi masyarakat, membangun empati, serta menumbuhkan jiwa melayani. Ini penting sebagai bekal mereka kelak saat mengemban amanah sebagai perwira Polri,” tegasnya.

Selama pelaksanaan kegiatan, Taruna Akpol akan terlibat dalam berbagai program kemanusiaan yang menyentuh kebutuhan mendasar warga terdampak bencana. Mulai dari kegiatan trauma healing bagi anak-anak dan warga, pembersihan lingkungan permukiman, hingga rehabilitasi fasilitas umum.

“Mereka akan membantu pemulihan psikologis masyarakat, membersihkan lingkungan, memperbaiki tempat ibadah, fasilitas pendidikan, infrastruktur umum, hingga kantor kepolisian yang terdampak banjir agar kembali dapat berfungsi optimal,” jelas Karopenmas.

Menurutnya, kehadiran para taruna di tengah masyarakat diharapkan mampu mempercepat pemulihan aktivitas sosial dan ekonomi warga Aceh Tamiang pascabencana.

“Ini adalah bentuk bakti Polri untuk negeri, sekaligus wujud nyata kemanunggalan Polri dengan rakyat,” imbuhnya.

Pemberangkatan Taruna Akpol diawali dengan Upacara Pembukaan dan Pembentukan Satuan Tugas Taruna (Satgastar) Latsitarda Nusantara XLVI Tahun 2026 yang dipimpin oleh Komandan Jenderal Akademi TNI Letjen TNI R.

Sidharta Wisnu Graha, bertempat di Dermaga Samudera II Pelabuhan Tanjung Emas, Kota Semarang.

Upacara tersebut turut dihadiri pejabat utama Mabes TNI dan Mabes Polri, pimpinan lembaga pendidikan kedinasan, serta jajaran TNI-Polri wilayah Jawa Tengah, termasuk Wakapolda Jawa Tengah.

Selain Taruna Akpol, Latsitarda Nusantara XLVI Tahun 2026 juga diikuti taruna dan kadet dari Akademi Militer (Akmil), Akademi Angkatan Laut (AAL), Akademi Angkatan Udara (AAU), Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN), serta Kadet Universitas Pertahanan (Unhan).

Total peserta mencapai 1.456 orang.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini akan berlangsung selama satu bulan, terhitung mulai 17 Januari hingga 17 Februari 2026, dengan beragam program fisik dan nonfisik di wilayah sasaran.

Usai upacara, seluruh taruna diberangkatkan menuju lokasi penugasan menggunakan tiga Kapal Perang Republik Indonesia (KRI), yakni KRI Banda Aceh-593, KRI Teluk Calang-524, dan KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992. Ketiga KRI tersebut bertolak dari Pelabuhan Tanjung Emas menuju Pelabuhan Belawan, Sumatera Utara, sebelum melanjutkan perjalanan ke Aceh Tamiang.

Melalui Latsitarda Nusantara XLVI Tahun 2026, Polri berharap para Taruna Akpol dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat terdampak bencana sekaligus memperkuat semangat pengabdian, solidaritas, dan profesionalisme sebagai calon pemimpin Polri di masa depan.

Editor: Redaksi tNews.Co.id
Publisher: Rosi

Related Articles

Back to top button