Kapolda Jatim Ajak Jamaah Masjid Arif Nurul Huda Polda Jatim Jaga Kerendahan Hati dan Tekankan Polisi Dekat Masyarakat 

waktu baca 4 menit
Jumat, 16 Okt 2026 14:20 2 Admin

tNews.co.id, SURABAYA – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Dekananto Eko Purwono, S.I.K., M.H. menyampaikan sejumlah pesan penting kepada anggota Polri dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Polda Jawa Timur usai pelaksanaan salat Jumat di Masjid Arif Nurul Huda Jum’at 16 Oktober 2026.

Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, menjaga integritas, serta membangun kembali kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

” Usai menjalankan sholat Jum’at, Kapolda Jatim memohon doa, dukungan, dan kerja sama seluruh keluarga besar Polda Jawa Timur untuk menjalankan amanah dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

Ia menyadari bahwa tanggung jawab yang diemban bukanlah tugas ringan. Karena itu, diperlukan kebersamaan dan komitmen seluruh personel agar berbagai tantangan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Jawa Timur dapat dihadapi bersama.

Salah satu program yang menjadi penekanannya adalah “Polisi Bersama Masyarakat”. Menurutnya, program tersebut bukan sekadar slogan, melainkan harus diwujudkan melalui tindakan nyata dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Kapolda menegaskan bahwa anggota kepolisian harus lebih dekat dengan masyarakat, bersikap humanis, serta mampu memberikan manfaat nyata di tengah kehidupan masyarakat.

Ia juga mengingatkan bahwa perilaku segelintir anggota yang tidak mencerminkan sikap profesional dapat mencederai nama baik institusi kepolisian secara keseluruhan.

“Ambil hati masyarakat, jangan ambil harta masyarakat,” demikian pesan yang ditekankan Kapolda kepada seluruh anggota jajaran Polda Jawa Timur.

Pesan tersebut mengandung makna bahwa setiap personel harus mengutamakan ketulusan dalam memberikan pelayanan, serta tidak meminta, memaksa, ataupun mengambil sesuatu dari masyarakat dengan cara yang tidak semestinya.

Menurutnya, pelayanan yang dilakukan dengan ikhlas dan penuh tanggung jawab akan menumbuhkan simpati serta kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

Program Jaga Rumah, Jaga Jawa Timur

Selain menekankan kedekatan dengan masyarakat, Kapolda Jatim juga menyampaikan program “Jaga Rumah”, dengan mengibaratkan Jawa Timur sebagai rumah bersama yang harus dijaga oleh seluruh elemen masyarakat.

Upaya menjaga Jawa Timur, lanjutnya, harus dimulai dari lingkungan terkecil, yakni keluarga dan tempat tinggal, kemudian berkembang ke lingkungan RT, RW, kecamatan, hingga seluruh wilayah Jawa Timur.

Ia mengajak seluruh anggota Polri dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, serta keharmonisan lingkungan demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif.

Kapolda juga menyatakan terbuka terhadap kritik, masukan, maupun informasi mengenai hal-hal yang dinilai kurang tepat dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Ia memastikan bahwa informasi mengenai dugaan penyimpangan atau pelanggaran yang dilakukan anggota akan ditindaklanjuti. Bahkan, ia telah memerintahkan para kapolres agar segera menindaklanjuti informasi yang berkembang di masyarakat, termasuk yang disampaikan melalui media sosial.

Menurutnya, berbagai masukan tersebut harus menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki kualitas pelayanan dan menjaga kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

Minta Anggota Melayani Masyarakat dengan Humanis

Dalam pesannya kepada seluruh personel, Kapolda mengingatkan agar anggota kembali pada jati diri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Ia menyoroti pentingnya sikap, tutur kata, dan perilaku anggota ketika menerima masyarakat yang datang ke kantor polisi untuk mencari pertolongan atau menyampaikan persoalan yang sedang dihadapi.

Kapolda meminta agar setiap masyarakat dilayani dengan baik tanpa membedakan penampilan maupun latar belakangnya.

Menurutnya, masyarakat yang datang ke kantor polisi umumnya sedang menghadapi persoalan dan membutuhkan bantuan. Oleh karena itu, sikap kasar, ucapan yang menyakitkan, maupun perlakuan diskriminatif harus dihindari karena dapat mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian.

“Layani mereka, jangan dilihat penampilannya. Saya minta semua perlakuan sama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat kita,” tegasnya dalam pesannya kepada anggota.

Ajak Seluruh Personel Bersatu Menjalankan Amanah

Menutup penyampaiannya, Kapolda Jatim kembali memohon doa dan dukungan seluruh anggota agar dapat menjalankan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya.

Ia mengungkapkan bahwa sejak memasuki gerbang Polda Jawa Timur pada 11 Oktober, dirinya merasakan besarnya tanggung jawab yang harus diemban dalam menjaga keamanan serta memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Namun, ia optimistis bahwa dengan semangat kebersamaan dan dukungan seluruh personel, berbagai tugas dan tantangan dapat dijalankan secara maksimal.

Kapolda juga mengajak seluruh anggota untuk senantiasa berdoa kepada Allah SWT agar diberikan perlindungan dan kelancaran dalam melaksanakan tugas.

Melalui pesan tersebut, ia berharap seluruh jajaran Polda Jawa Timur semakin memperkuat integritas, meningkatkan profesionalisme, serta mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap pelaksanaan tugas.

Dengan demikian, program “Polisi Bersama Masyarakat” dan “Jaga Rumah” diharapkan tidak berhenti sebagai slogan, melainkan benar-benar menjadi semangat bersama dalam menjaga Jawa Timur dan membangun kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

( HD).

LAINNYA
error: Content is protected !!